Monday, April 15, 2019

Memilih dan Memelihara Ikan Koi Di Kolam Terbuka

Koi adalah ikan hias yang dipilih masyarakat untuk dipelihara. Hampir semua kolam hias di rumah biasanya dipelihara oleh ikan Koi. Merawat dan Memelihara Ikan Koi bukan hanya hiasan kolam, tetapi telah menjadi hobi bagi sebagian orang. Ikan Koi sendiri memiliki beragam pola dan rona di sisi tubuhnya. Inilah yang membuat banyak orang tertarik menjadikannya sebagai dekorator kolam renang. Keindahannya yang bisa membuat kita takjub membuat banyak orang senang dengan ikan ini. Selain itu, masyarakat sering menantang ikan Koi untuk menangkap ikan Koi yang paling indah.

Ikan koi biasanya dijual di toko ikan hias atau langsung ke petani dengan harga Rp 10.000, ratusan ribu atau bahkan jutaan, tergantung ukuran dan keindahannya. Untuk biaya perawatan, tidak terlalu rumit dan mahal. Namun, harap dicatat bahwa Pembibitan Ikan Koi sangat dianjurkan sehingga besar. Kolam besar menyebabkan ikan Koi bergerak dan tumbuh bebas, sementara jika kolam terlalu kecil, ikan Koi stres dan bisa mati. Kolam besar dan nyaman biasanya memiliki sirkulasi udara yang baik.

Dalam diskusi ini, kami akan mencoba memberikan ca
ra untuk memilih ikan Kou dan memperlakukan ikan Koi di kolam terbuka. Jika Anda belum pernah peduli dengan Koi sebelumnya dan hanya melihat keindahan kolam, tidak ada salahnya mencoba menjaga dan menghargai keindahan ikan Koi ini.





A. Cara memilih ikan Koi sebelum membeli

Saat memilih Koi, poin-poin penting berikut harus diperhitungkan:

1. Perhatikan pola warna Koi

Dalam keadaan normal, semua tanda akan seimbang, putih di mulut dan ekor, diikuti oleh pola warna dengan warna berbeda di bagian tubuh.

2. Pilihan warna yang baik

Warna Koi terbaik adalah warna di setiap pola warna. Misalnya, pola putih, pola harus murni putih saja, tanpa gradien warna lain seperti hitam. Begitu juga dengan warna lain seperti oranye dan merah, hanya pola warnanya saja tanpa ada campuran warna.

3. Perhatikan kualitas Koi

Kualitas ikan Koi terbaik memiliki pola wana seimbang di tubuhnya. Pola warna yang bagus pada ikan Koi: putih, merah, hitam dan oranye.

4. Perhatikan bentuk ikan Koi yang akan dipilih

Bentuk tubuhnya terlihat jelas saat ikan Koi berenang. Koi akan dianggap sempurna jika bagian-bagian tubuhnya lengkap. Meskipun pola warna koi sangat menawan, tetapi sebagian tubuhnya tidak lengkap, seperti sirip, kita tidak dapat mengatakan bahwa koi itu sempurna, bahkan beberapa orang menganggapnya buruk.

Jika ada Koi betina dengan perut yang cukup besar, jangan menafsirkan ikan Koi sebagai cacat atau abnormal. Ingatlah koi dengan bentuk perut besar yang terlihat rusak. Faktanya, ikan koi "mengandung" telur yang dihasilkan oleh ikan Koi jantan.

Secara umum, ada dua karakteristik ikan Koi yang cacat atau tidak normal, yaitu:
Cacat: Ini adalah kondisi di mana bagian tubuh ikan koi tidak sempurna. Misalnya, koi tidak memiliki sirip, banyak sisik dikupas, matanya hilang dan rusak. Ikan koi seperti ini biasanya dijual dengan harga yang cukup murah. Namun bagi Anda yang ingin membeli Koi, tidak disarankan untuk membeli Koi seperti itu.
Kurang makan: Ini adalah kondisi di mana ikan Koi memiliki bentuk perut yang tidak seimbang. Bentuk perut tidak seimbang, seperti perut buncit, tetapi di satu sisi koi. Selain makan lebih sedikit, Koi memiliki tanda tulang rusuk kecil di kepalanya. Jika Anda menemukan itu, maka Anda lebih baik mencari Koi lain.

Secara rinci, bentuk tubuh ikan Koi yang ideal adalah sebagai berikut: 1. Sirip Koi tumbuh dengan sempurna

Sirip baik pada ikan Koi adalah sirip tanpa cacat, seperti yang dijelaskan sebelumnya. Sirip ini akan membuat ikan Koi terlihat lebih baik di mata. Sirip yang paling vital adalah sirip di dada. Sirip di bagian ini tidak boleh cacat karena penyakit atau cacat lahir. Ikan koi yang kekurangan makanan biasanya memiliki sirip yang sangat kecil di bagian ini. Selain itu, karena kekurangan makanan, sirip ekor, sirip perut, sirip dubur dan punggung ikan Koi sangat rentan terhadap kecacatan. Jadi, pilih Ikan Koi dengan sirip sempurna.

2. Garis pada punggung lurus dan melengkung adalah alami

Ketika Anda mengalihkan perhatian Anda ke ikan Koi yang terlihat dari atas, garis belakang Koi harus terlihat lurus dan gerakan punggungnya secara alami ditekuk ketika ia berputar seperti ikan normal. Ketika koi muncul dari samping, garis tubuh bagian atas dan bawah membentuk kurva yang wajar, yang berarti bahwa bagian atas tubuh tidak terlalu melengkung. Demikian pula, intinya tidak lurus. Jika Anda menemukan kurva yang cukup tinggi ketika Koi sedang berenang, tidak disarankan untuk memilih Koi.

3. Perbandingan yang sesuai

Bentuk tubuh Koi yang ideal memiliki rasio panjang, lebar, dan tinggi normal. Ukuran rasio antara panjang dan lebar adalah dari angka 1. Perbandingan perbandingan biasanya 1-2.

B. Cara merawat ikan Koi

1. Perhatikan suplai oksigen

Faktor utama dan paling penting dalam memelihara ikan Koi adalah ia bisa mendapatkan kadar oksigen yang cukup. Oksigen akan sangat mempengaruhi kehidupan ikan Koi di kolam. Oksigen yang cenderung menyebabkan ikan Koi stres dan mati. Sebagai aturan, ikan Koi mati di pagi hari atau setelah hari yang sangat panas karena kekurangan oksigen. Inilah sebabnya mengapa sangat disarankan untuk memelihara kolam besar jika Anda memelihara ikan Koi. Kolam besar akan menyediakan sejumlah besar oksigen. Jika kolam terlalu kecil, ikan Koi kekurangan oksigen, terutama jika koi terlalu banyak.

Tanda-tanda kekurangan oksigen pada ikan Koi adalah:
Ikan koi tidak memakan makanan, yang melemahkan dan membunuhnya
Kolam yang berisi banyak kotoran ikan Koi dan kotoran dari makanan yang digunakan
Ikan koi akan berkumpul dalam jumlah besar langsung di kamar mandi, masuk dan keluar dari air
Ikan koi berenang dalam air yang banyak.

2. Zona dan kedalaman kolam

Seperti yang dijelaskan di atas, ukuran kolam sangat mempengaruhi kandungan oksigen ikan Koi. Selain itu, kedalaman kolam juga harus diperhatikan dengan cermat. Kedalaman kolam yang bagus untuk ikan Koi sekitar 80 cm lebih. Kedalaman ini diperlukan, karena cekungan dangkal akan sangat rentan terhadap binatang pemburu lain seperti kucing, tikus, dll. Selain itu kolam yang dalam juga bisa mengatur suhu air saat sedang panas akibat terik matahari atau hujan deras.

3. Hindari kolam yang sepenuhnya terbuka dari matahari

Berenang terlalu terbuka tanpa penghalang akan sangat rentan terhadap perubahan suhu air di dalamnya. Jika saat terik matahari, suhu air menjadi tidak stabil, yang akan mempengaruhi kondisi ikan. Selain itu, kolam https://www.jualikankoi.co.id/ yang terus menerus terkena sinar matahari akan merangsang pertumbuhan lumut di sekitar dinding kolam. Ini tentu akan mengganggu Anda, karena kolam yang mengandung lumut akan sangat mudah membuat air keruh, jadi Anda harus mengganti air kolam secara berirama. Agar hal ini tidak terjadi, lokasi kolam harus ditutupi dengan pohon, daun, dan cabang yang masih hidup di bawah atap jerami. Hindari menutupi kolam dengan seng atau bahan logam lainnya karena ini akan dengan cepat mengubah suhu air.

4. Jaga kebersihan kolam

Makanan yang umumnya diberikan kepada ikan Koi tidak sepenuhnya dikonsumsi. Sehingga sisa-sisa makanan ini membusuk dan dapat mempengaruhi kadar oksigen di dalam air. Selain itu, sisa limbah ikan Koi juga dapat menyebabkan penurunan kualitas air. Daun pohon juga harus dibersihkan secara teratur.

5. Tambahkan aerator dan air terjun ke kolam renang

Jika anggaran Anda memungkinkan, sangat disarankan untuk menambahkan aerator ke kolam. Penggunaan aerator di kolam akan memperpanjang tingkat kejernihan dan kebersihan air. Selain itu, sangat disarankan untuk membuat air terjun mini sehingga air selalu turun dan menghasilkan busa oksigen. Aksi miniatur dapat dikombinasikan dengan benda lain seperti roda hidrolik. Selain berguna untuk ikan, air terjun miniatur juga akan memperindah sisi lain kolam.

6. Tempatkan tanaman air di tepi kolam

Gunakan tanaman air di tepi kolam untuk membuat kolam lebih teduh. Tanaman yang cocok untuk kolam adalah lotus. Penggunaan tanaman air juga bisa mempercantik kolam.

Memilih ikan Koi yang berkualitas tentu akan lebih mudah dipelihara. Ikan Koi yang sempurna seperti dijelaskan di atas akan membuat pemandangan kolam lebih indah dan berwarna-warni. Jadi, artikel tentang cara memilih dan merawat ikan Koi di kolam terbuka dan baik. semoga sukses dan semoga bermanfaat.

No comments:

Post a Comment